PMPK –  Pandemi Covid-19 tidak menjadi halangan untuk terus  berkontribusi dalam membangun negara. Pada bidang  pendidikan, pandemi ini justru melahirkan cara-cara baru membangun pendidikan ke arah yang lebih maju.


Demikian disampaikan Staf Khusus Presiden RI Angkie Yudistia pada Pertemuan Nasional Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Tahun 2020 secara virtual pada Kamis (3/12).


Angkie mengingatkan bahwa Indonesia lahir dari perjuangan para pahlawan. Inilah yang menjadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang tangguh dan tidak mudah menyerah dalam situasi apapun.  


“Indonesia lahir dari perjuangan, maka bangsa ini adalah bangsa yang tangguh dan tidak mudah menyerah dalam situasi apapun,” ujarnya.


Maka itu, di kondisi saat ini dia mengajak seluruh warga negara Indonesia bergotong royong dam tidak pernah menyerah untuk terus mengukir prestasi.


"Di tengah pandemi Covid-19 mari bergotong royong dan  berjuang mengukir prestasi dan menggapai mimpi," ujarnya.


Pada peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) tahun 2020 dia menyampaikan pesan  kepada peserta didik berkebutuhan khusus. Dia meminta agar di tengah pandemic Covid-19 ini  siswa berkebutuhan khusus  jangan lelah untuk berfikir kreatif dalam belajar.


Selain itu dia juge berpesan agar para siswa terus meningkatkan literasi digital dan gunakanlah media sosial dengan bijak dan untuk hal-hal yang produktif.


"Penggunaan sosial media digunakan kearah produktif,  misalnya untuk  mencari seputar keterampilan tentang kreativitas kita, banyak jaringan positif yang baik sekali untuk diikuti. Jadi gunakan sosial media untuk kegiatan yang selalu bermanfaat," demikian pesan Angkie.