PMPK – Dari berbagai ajang kompetisi dan lomba yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), telah menghasilkan talenta siswa berprestasi di tingkat nasional, dan talenta siswa yang meraih penghargaan di kancah internasional. Sebagai bentuk penghargaan kepada mereka, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim mengajak sejumlah siswa berprestasi tersebut untuk berbincang dan berbagi inspirasi agar tetap berprestasi.

“Ini suatu hari yang sangat membahagiakan untuk saya karena di masa yang sangat sulit ini, kita masih bisa terinspirasi berkat adik-adik semua terutama yang sedang bincang-bincang hari ini. Ini luar biasa untuk bisa mencapai prestasi di tengah masa yang penuh tantangan seperti ini,” ujar Menteri Nadiem membuka bincang-bincang secara daring, pada Minggu (5/9/2021).

Menurut Menteri Nadiem, prestasi para pelajar Indonesia yang mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional membuat pemerintah bangga dan termotivasi untuk bekerja dan terus mendedikasikan waktu untuk negara. “Kita perlu lebih banyak inspirasi dan saya sangat senang sekali dibantu dengan prestasi kalian,” ungkap Menteri Nadiem.

Dalam bincang-bincang yang ditayangkan pada kanal YouTube Kemendikbud RI, Menteri Nadiem memberikan kesempatan kepada para pelajar berprestasi untuk bertanya dan berbagi pengalaman agar menjadi motivasi bagi siswa lainnya.

Salah satu peserta didik yang mendapat kehormatan berpartisipasi dalam momen bincang-bincang tersebut adalah Evelyn Fedora Fonbeth, seorang siswa berkebutuhan khusus asal SMA Spectrum Tangerang yang menjadi juara pertama lomba vokal solo pada Ajang Kreasi dan Apresiasi Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (AKA-PDBK) tahun 2020. Evelyn meminta pesan dari Mendikbudristek untuk teman-temannya yang sama-sama memiliki kebutuhan khusus untuk tetap semangat dan berprestasi.

Menjawab Evelyn, Menteri Nadiem mengatakan, walaupun peserta didik memiliki kekurangan di satu aspek tapi Tuhan juga memberikan kelebihan di satu aspek. Untuk itu, kata Menteri Nadiem, sistem pendidikan bagi anak-anak yang berkebutuhan khusus harus bisa menjadi suatu jendela untuk mengeluarkan talenta-talenta atau kemampuan yang ada pada setiap peserta didik berkebutuhan khusus. “Kita harus benar-benar mencari bakat dan talenta-talenta pada anak-anak yang punya kebutuhan khusus dan menunjukkan bahwa sebenarnya kemampuan untuk meraih prestasi itu tidak ada batasnya,” ujar Mendikbudristek.

Untuk menyaksikan tayang bincang ini dapat diakses pada tautan: https://www.youtube.com/watch?v=99WvJ9sVFy4.