PMPK, Jakarta – Dalam pendidikan khusus, terutama untuk penyandang disabilitas,  pendidikan keterampilan, kewirausahaan dan kemandirian bagi sebagian peserta didik merupakan program pokok yang diharapkan menjadi bekal bagi peserta didik untuk kehidupan  yang lebih mandiri dan baik di kemudian  hari. Untuk  pengukuran indikator  keberhasilan dari   ketercapaian program pendidikan keterampilan, kewirausahaan dan kemandirian ini yang benar-benar dapat terukur sehingga dapat memberikan gambaran sudah sampai sejauh mana peserta didik mendapat manfaat dari program pembinaan yang ada tersebut.

Penekanan hasil lulusan pendidikan khusus adalah peserta didik berkebutuhan khusus mampu  memiliki kemandirian untuk mampu bersosialisasi di dalam masyarakat. Tertuang di dalam struktur Kurikulum 2013 Pendidikan Khusus yang utamanya ditujukan pada mereka peserta  didik berkebutuhan khusus dengan hambatan intelektual, bahwa mata pelajaran keterampilan memiliki alokasi waktu sekitar 60% dari keseluruhan kegiatan pembelajaran di sekolah. dengan demikian diharapkan lulusan satuan pendidikan penyelenggara pendidikan khusus dapat memiliki keterampilan untuk memandirikan peserta didik.