PMPK, Jakarta – Dewasa ini Pendidikan Pemberdayaan Perempuan merupakan langkah yang tepat dalam upaya peningkatan sumber daya manusia. Pendidikan Pemberdayaan Perempuan  memiliki bidang garapan yang sangat luas, karena itu diperlukan harmonisasi program-program di bidang Pendidikan Pemberdayaan Perempuan.

Dimensi Pendidikan Pemberdayaan Perempuan mewadahi program-program yang antara lain Pendidikan Keaksaraan, Pendidikan Kesetaraan, Pendidikan Pemberdayaan Perempuan  dan   berbagai pendidikan Vokasi.

Dalam  Konteks Pendidikan  Pemberdayaan  Perempuan  yang  dimaksud  pada rencana strategis (renstra) Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus lebih menekankan pada upaya peningkatan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan, oleh karenanya yang menjadi   lingkup dari program Pendidikan Pemberdayaan Perempuan dimaksud meliputi Peningkatan Kualitas Hidup bagi Perempuan Marginal dan Pendidikan Vokasi Perempuan Marginal yang  dikemas dalam kegiatan Desa Vokasi.

Berbagai program tersebut di atas membawa misi bagaimana upaya-upaya yang akan dilakukan  dalam peningkatan pendidikan pemberdayaan perempuan. Hasil yang diharapkan dari program  pendidikan pemberdayaan perempuan ini adalah meningkatnya jumlah perempuan yang  memiliki pendapatan, munculnya kelompok–kelompok usaha mikro (home industry) yang dapat  mendukung ekonomi keluarga, serta adanya peningkatan pengetahuan peserta didik. Sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Berkaitan dengan program Pendidikan Pemberdayaan Perempuan, Direktorat Pendidikan   Masyarakat dan Pendidikan Khusus telah mengalokasikan dana bantuan  penyelenggaraan  untuk  membantu  memfasilitasi pelaksanaan  program  sarasehan Gerakan  Pendidikan  Pemberdayaan  Perempuan Mandiri (GP3M), Desa Vokasi dan Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKH-Perempuan).