PMPK - Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional tahun 2020, Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus (PMPK) berkolaborasi dengan Kwarnas menggelar kegiatan Pertemuan Nasional Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PNPDBK) tahun 2020 melalui daring selama 3 hari, 3 s.d. 5 Desember 2020.


Dalam sambutannya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan  (Mendikbud)  Nadiem Anwar Makarim mengajak pada peringatan HDI tahun 2020 seluruh guru di Indonesia agar terus bergotong royong menghadirkan kemerdekaan belajar tidak hanya di dalam kelas, tapi bisa melalui berbagai kegiatan di luar kelas.


Kepada peserta didik berkebutuhan khusus, Mendikbud berpesan agar mereka menjadi pelajar yang percaya diri. Serta senantiasa menjadi pribadi yang berfikir kritis.


"Jadilah pelajar yang percaya diri,  merdeka dalam berfikir, merdeka dalam menentukan masa depan,  karena kondisi fisik bukanlah penghalang meraih prestasi," ujarnya Mendikbud.


Nadiem yang akrab disapa Mas Menteri ini pada juga berpesan agar seluruh seluruh siswa di Indonesia menjadi Pelajar Pancasila yang membanggakan.


"Melalui penyelanggaraan Pertemuan Nasional Peserta Didik Berkebutuhan Khusus saya berharap beserta bisa memetik pengalaman dan ilmu yang bermanfaat untuk mewujudkan merdeka belajar dan membentuk karakter pelajar Pancasila," ujar Nadiem.


Lebih lanjut Mendikbud mengatakan tujuan dari merdeka belajar menghadirkan pendidikan yang berkualitas seluruh rakyat Indonesia, sehingga melahirkan SDM Indonesia yang unggul yang disebut  Pelajar Pancasila, yakni pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berprilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.


"Karakter yang dimiliki Pelajar Pancasila adalah beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, beraklak mulia, berkebhinnekaan global, bergotong royong , mandiri , bernalar kritis dan kreatif," jelasnya.


Menurut Nadiem pelajar inilah yang akan menghantarkan Indonesia menjadi bangsa yang maju.