PMPK - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim  mengatakan, Kemendikbud tidak bisa menjalankan Program Sekolah Penggerak sendiri. Komitmen Pemerintah Daerah untuk menjalankan program ini sangat dibutuhkan.

Mendikbud menegaskan, kunci dari keberhasilan Program Sekolah Pengerak adalah  terjalin kolaborasi yang baik  antara Kemendikbud dengan Pemerintah Daerah. 

"Intervensi yang dilakukan akan diterapkan secara holistik, mulai dari SDM sekolah, pembelajaran, perencanaan, digitalisasi, dan pendampingan pemerintah daerah," ujarnya Mendikbud dalam peluncuran Merdeka Belajar Episode 7: Program Sekolah Penggerak, secara daring di Jakarta, Senin (01/02).

Mendikbud menjelaskan, ruang lingkup Program Sekolah Penggerak mencakup seluruh kategori sekolah, baik negeri dan swasta; dan pendampingan akan dilakukan selama tiga tahun ajaran kemudian sekolah melanjutkan upaya transformasi secara mandiri. Tujuan besar program ini adalah kemudian terintegrasi dengan ekosistem hingga seluruh sekolah di Indonesia dapat menjadi sekolah penggerak.

“Dalam sekolah penggerak, tidak ada yang namanya sekolah unggulan, tidak ada yang mengubah input, tetapi mengubah proses pembelajaran dan meningkatkan kapasitas SDM,” tegasnya.


Pada kesempatan yang sama  Dirjen PAUD Dikdasmen, Jumeri mengatakan, program ini akan dilakukan secara bertahap dan terintegrasi sehingga seluruh ekosistem sekolah di Indonesia akan menjadi Sekolah Penggerak.

“Untuk kedepan semua Kabupaten/Kota mendapat kesempatan menjadi Kabupaten/Kota Sekolah Penggerak. Tahun ini (2021-red) kami menetapkan 34 Provinsi dan 111 Kab/Kota. Tahun depan akan lebih dua kali lipatnya. Harapan kami 4 tahun kedepan seluruh sekolah di Indonesia sudah menjadi Kabupatan/Kota Sekolah Penggerak,” jelasnya.

Jumeri menjelaskan untuk penunjukan 111 Kabupaten/Kota itu berdasarkan penilaian. Salahnya, adalah mereka mempunyai komitmen yang tinggi terhadap Program Sekolah Penggerak yang ditandai dengan kehadiriannya saat sosialiasi program.

Selain itu, Kabupaten/Kota tersebut juga melamar sebagai Kabupaten/kota Sekolah Penggerak, dan Komitmen Pemerintah Daerah dalam  mendukung program tersebut.

Lebih lanjut dia mengatakan dukungan Pemerintah Daerah dalam program ini sangat dibutuhkan agar program ini berjalan sesuai dengan harapan. Kemendikbud tidak mungkin bisa melakukan sendiri tanpa adanya kolaborasi yang kuat antara Pemerintah daerah dan pusat.